Selasa, 20 Oktober 2015

LAPORAN PKP UT PGSD BAB I LENGKAP 2015

BAB I
PENDAHULUAN

A.         Latar Belakang masalah
                     Proses pembelajaran yang dilaksanakan guru di dalam kelas kadang-kadang membuat guru kaku terutama dalam memilih satu atau metode pembelajaran, dan mengaplikasikannya dalam proses pembelajaran. Pada kenyataannya pendidikan telah dilaksanakan semenjak adanya manusia, hakikatnya pendidikan merupakan serangkaian peristiwa yang kompleks yang melibatkan beberapa komponen antara lain: tujuan, murid , pendidik, isi/ bahan, cara/ metode dan situasi/ lingkungan. Hubungan keenam faktor tersebut berkait satu sama lain dan saling berhubungan dalam suatu aktifitas satu pendidikan.
                     Keadaan SD dengan sistem guru kelas, tidak menutup kemungkinan banyak guru yang mengalami kesulitan dalam menggunakan model pembelajaran yang tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Karena guru dituntut untuk mengejar target materi yang cukup banyak dan harus diselesaikan pada setiap semester.
Keberhasilan pengajaran juga tergantung pada keberhasilan murid dalam proses belajar mengajar, sedangkan keberhasilan murid tidak hanya tergantung pada sarana dan prasarana pendidikan, kurikulum maupun metode. Akan tetapi guru mempunyai posisi yang sangat strategi dalam meningkatkan prestasi murid dalam penggunaan strategi pembelajaran yang tepat.
Salah satu model pembelajaran yang memungkinkan murid belajar secara efektif dan efisien adalah metode pembelajaran picture and picture.
                        Banyaknya persiapan yang ingin dilakukan dalam metode pembelajaran picture and picture sehingga guru merasa terbebani dalam memberikan pembelajaran, dan guru lebih cenderung untuk menggunakan pembelajaran langsung


Dengan metode pembelajaran picture and picture seperti diuraikan di atas dapat mempercepat peningkatan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan proses pembelajaran yang berkualitas. Oleh karena itu model pembelajaran tersebut perlu disosialisasikan pada guru untuk dapat diaplikasikannya dalam proses pembelajaran. Hal tersebut dimaksudkan supaya guru tidak tertinggal dengan  inovasi pendidik dengan penerapan model pembelajaran inovatif.
.                       Hasil belajar pada Murid Kelas III MI Muhammadiyah Wonorejo Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati memerlukan penanganan yang segera. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan inovasi di bidang pembelajaran.
Berdasarkan hasil belajar dan observasi, bahwa dalam pembelajaran khususnya untuk materi tentang jenis-jenis uang pada sekolah tersebut tidak menggunakan metode pembelajaran picture and picture, hanya menggunakana metode ceramah karena belum mampu untuk menerapkannya dalam proses pembelajaran, dilain pihak banyak siswa  yang sudah bosan dengan metode ceramah sehingga  menyebabkan rendahnya hasil belajar murid.
1.    Identifikasi Masalah
                  Dari hasil pengamatan terhadap situasi yang demikian penulis merasakan adanya permasalahan yang dapat diidentifikasikan sebagai berikut:
a)   Dalam pelaksaan proses pembelajaran tampak kurang interaktif, aktivitas cenderung terpusat pada guru.
b)   Pelaksanaan pembelajaran terkesan membosankan.
c)   Hasil nilai ulangan harian siswa jelek, yaitu hanya sekitar 40 % saja siswa yang dapat mencapai KKM, sedangkan 60 % yang lainnya belum mencapai nilai sesuai KKM.



2.   Analisis Masalah
            Dari identifikasi masalah pada pembelajaran IPS konsep tentang jenis – jenis uang penulis menganalisa serta merumuskan masalah yang terjadi. Adapun  analisa  masalah  yang  ditemukan  dalam  pembelajaran      adalah:
a)   Dalam mengajar guru terlalu banyak melakukan metode ceramah.
b)   Siswa kurang memahami konsep tentang jenis - jenis uang.
c)   Guru tidak melibatkan siswa ketika menjelaskan materi.
d)   Guru kurang memberikan kesempatan bertanya kepada siswa.
e)   Guru tidak memberikan contoh yang memadai.
3.    Alternatif dan Priorotas Pemecahan Masalah
          Berdasarkan hasil analisis maalah yang di temukan maka penulis mencari solusi yang dapat dilaksanakan dalam perbaikan pembelajaran, dalam hal ini alternatifnya sebagai berikut :
a)     Menggunakan metode yang sesuai dengan karakteristik siswa
b)     Menggunakan media dan alat peraga yang sesuai dengan materi pelajaran
c)     Guru memberikan motovasi dan menumbuhkan minat siswa
d)     Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan memberikan cukup waktu kepada siswa
Dari beberapa alternatif pemecahan masalah diatas maka penulis menggunakan metode yang sesuai dengan karakteristik siswa maupun materi pembelajaran yang ada. Sebagai priorotas pemecahan masalah tersebut penulis menggunakan metode picture and picture untuk perbaikan pembelajaran siswa






B.    Rumusan Masalah
         Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah penelitian ini yaitu:
1.  Apakah penggunaan metode picture and picture dapat  meningkatkan hasil belajar IPS materi jenis-jenis uang kelas III di MI Muhammadiyah Wonorejo Tlogowungu Pati tahun pelajaran 2014/ 2015?
2.  Bagaimana cara mengetahui keefektifan metode picture and picture dapat  meningkatkan hasil belajar IPS materi jenis-jenis uang kelas III di MI Muhammadiyah Wonorejo Tlogowungu Pati tahun pelajaran 2014/ 2015?
C.    Tujuan Penelitian Perbaikan Pembelajaran
Sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditentukan, maka tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu :
1.  Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS materi  jenis-jenis uang kelas III MI Muhammadiyah Wonorejo  Tlogowungu Pati melalui  Metode Picture and Picture.
2.  Untuk mengetahui keefektifan penggunaan metode picture and picture dalam meningkatkan hasil belajar IPS materi jenis-jenis uang kelas III di MI Muhammadiyah Wonorejo Tlogowungu Pati tahun pelajaran 2014/ 2015?
F.    Manfaat Penelitian Perbaikan Pembelajaran
1.       Bagi siswa :
a)   Meningkatkan aktivitas pembelajaran siswa sekaligis sebagai motivasi bagi siswa sehingga proses pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan
b)  Meningkatnya prestasi belajar siswa yang ditandai dari peningkatan prosentase jumlah siswa yang memperoleh nilai KKM



2.       Manfaat bagi Guru
a)   Guru dapat menerapkan model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran dan prestasi belajar siswa
b)  Guru dapat mengembangkan metode dan model pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan
c)   Guru dapat meningkatkan profesionalisme melalui penelitian tindakan kelas.
3.       Manfaat bagi sekolah
a)   Meningkatnya kualitas pembelajaran ( KBM ) yang dilaksanakan di sekolah
b)  Meningkatnya kompetensi siswa dan prestasi bagi sekolah
c)   Meningkatnya profesionalisme guru sekaligus memberikan sumbangan pemikiran bagi dunia pendidikan ditingkat SD
d)  Model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar